Jumat, 23 Desember 2016

Densus 88 Anti Teror Tangkap Teroris di Beberapa Wilayah

Densus 88 Anti Teror Tangkap Terduga Teroris
Polisi masih berjaga-jaga dan mensterilkan rumah terduga teroris yang tertangkap sore ini di Batam Kepulauan Riau, Sekitar pukul 16.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) Tim Densus 88 Anti Teror menangkap HA alias Abisya di perumahan Sagunung Bahagia Kecamatan Sagulung Batam kepulauan Riau.

Abisya 30 tahun yang tertangkap di Batam adalah anggota Kelompok Katibah Gonggong Rebus (KGR) pimpinan Gigih Rahmat Dewa yang juga berafiliasi dengan Bahrun Naim di Suriah.

Jhon Tanamal seorang terduga teroris jaringan bom Solo 2015 juga tertangkap di kota Payakumbuh Sumatera Barat dan dibawa ke Jakarta malam ini. Tim Densus 88 Anti Teror dibantu Kepolisian Sumatera Barat menggeledah kontrakan pelaku dan menyita sejumlah barang bukti. Jhon Tanamal alias Hamzah di tangkap Polisi di sebuah kedai kopi di sekitar bengkel tempat ia bekerja setelah diintai Polisi cukup lama.

Bukan hanya di Batam kepulauan Riau dan Payakumbuh Sumatera Barat. Terduga teroris juga di tangkap di Deli Serdang Sumatera Utara, penangkapan berlangsung di Desa Ajibaho Kecamatan Sibiru biru sekitar jam 12 siang. Dari Medan Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT) Drs. Suhardi Alius, M.H mengapresiasi kinerja Densus 88 Anti Teror sepanjang hari ini.

"sama saya apresiasi tentu ya sama teman-teman Densus 88 yang bisa mengantisipasi ya berawal dari beberapa saat yang lalu teman-teman tahu sendiri bahwa ada rencana susik bomber ya dari seorang wanita juga yang sudah dalam jaringan dan kemudian ada penangkapan sampai dengan 14 orang dan kemarin kita rapat masalah bagian kesiap siagaan kita dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun baru dan ternyata teman-teman Densus sudah bisa dengan cepat juga mengantisipasi itu, kita dengar ada beberapa titik di Tangerang Selatan kemudian di Sumatera Barat dan juga di Sumatera Utara. tapi itu berarti artinya sel-sel itu masih ada nah kita berharap juga nanti tentunya teman-teman juga jangan terlalu mengejar ini karena tentunya masih dalam pengembangan-pengembangan juga ya jaringan-jaringan apalagi yang mungkin terjadi karena luas negara kita ini ya ini yang sekarang ada di coba berapa titik Sumatera 2 titik di Jawa 1 titik belum lagi nanti lintasannya kemarin yang pertama sampai dari Jawa Tengah perjalanan ke Jawa Barat kemudian sampai ke Jakarta dan sebagainya sebab itu teman-teman sekalian kita menunggu saja ya saya juga masih menunggu laporan dari Densus 88 tentang keterkaitan semuanya tapi yang jelas ini membuktikan bahwa kita ini bekerja terus aparatnya untuk mengantisipasi dan mudah-mudahan juga bisa nyaman untuk pelaksanaan dari Natal dan Tahun Baru itu agar bisa dalam keadaan situasi yang kondusif" ujar Drs. Suhardi Alius, M.H Kepala BNPT

Usai penangkapan Tim Penjinak Bom turun ke lokasi melakukan penyisiran dari penangkapan di Deli Serdang, 15 unit telepon genggam, 2 unit laptop dan busur panah ditemukan dan di sita Polisi dari rumah pelaku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar